Sabtu, 02 Juni 2018

Bantuan Mengalir Setelah Viral di Medsos




Harta benda bisa jadi kita tak berlebih untuk membantu orang lain, tapi dengan secuil kepedulian bisa berpotensi menghadirkan peluang kebaikan bagi ratusan, atau ribuan orang yang turut berkontribusi, bahkan jutaan orang ikut mendo'akan buat saudara-saudara kita yang sedang dirundung ujian bencana, sakit, kesulitan ekonomi.


Alhamdulillah, setelah sepekan memviralkan kondisi mbak Sarminah, Dsn Kalongan, Ds Jatimulyo, Tambakrejo, Bojonegoro, Jatim, dengan kedua putranya yang lumpuh sejak balita, Sabtu 2/6/2018 siang kembali bisa menyambangi mbak Sarminah untuk menyalurkan zakat dan donasi dari beberapa donatur yang berempati terhadap kondisinya. Sekaligus juga bisa memboyong teman-teman pegiat kemanusiaan, Suhariyono dan Muhajir dari Laznas Nurul Hayat, serta Lilik Irsyadiawati dan Kumara Prasetiani dari Sedekah Seribu Sehari (S3) Bojonegoro. Mereka datang dengan membawa logistik bantuan bahan kebutuhan sehari-hari dan dana untuk modal usaha dan pelunasan hutang mbak Sarminah.

Sementara itu MRI-ACT (Masyarakat Relawan Indonesia - Aksi Cepat Tanggap) yang lebih fokus ke penanganan medis kedua anaknya yang lumpuh, selama sepekan melalui saluran fundraisingnya kitabisa.comtelah membuka donasi yang hingga kini sudah terhimpun dana menyentuh angka hampir 170jt dari hampir 900 donatur. Kesempatan berdonasi ditargetkan dibuka hingga 28 hari ke depan.

Buliran air mata ini luruh tak terbendung saat menyaksikan penyerahan bantuan yang disusul menghamburnya mbak Sarminah ke pangkuan Lilik Irsyadiawati (korwil S3 Bojonegoro) dengan tangis sesenggukan. Sontak suasana mengharu biru, seisi ruang tak mampu menahan luapan perasaan. Sawi, sang kakek yang semula duduk memangku salah satu cucunya yang lumpuh, beranjak sambil menggendong cucunya ke kamar untuk menyembunyikan tangisnya. 

Ya Rabbi...entaskanlah beban ujian berat pada keluarga ini, agar mereka nemiliki kesempatan untuk berbahagia dengan canda anak-anak shalih yang sehat seperti laiknya keluarga lainnya.
Yayasan Mutiara Insani Bojonegoro (Yasmiro) memiliki komitmen pendampingan keluarga mbak Sarminah agar sisi perekonomiannya memiliki kemandirian, tak lagi terjebak gali lubang/hutang untuk kebutuhan keseharian. Sebuah kondisi yang bisa menunjang proses upaya pengobatan kedua anaknya yang lumpuh.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar