Di Forum Ulama Internasional, Tokoh Hamas Buat Pengakuan Mengejutkan
Saat ini, tensi ketegangan antara Palestina-Israel sudah menurun, seiring dengan gencatan senjata yang disepakati pada Selasa, (26/08) kemarin. Tapi ada fakta menarik yang diungkapkan tokoh faksi perlawanan Palestina, Hamas dalam forum persatuan ulama muslim internasional (IUMS) di Istanbul pada 20-22 Agustus kemarin.
Dalam muktamar ulama sedunia itu, salah seorang tokoh Hamas yang tidak disebutkan namanya itu menceritakan pengakuan mengejutkan di balik perang Palestina-Israel yang berlangsung selama 51 hari itu. Hal ini diceritakan Ustadz Farid Ahmad Okbah kepada Kiblat.net dan sejumlah wartawan Jurnalis Islam Bersatu (JITU) saat bersilaturahmi ke kediaman beliau di bilangan Pondok Gede, Selasa, (26/08) lalu.
“Dalam muktamar kemarin, yang menarik ada tokoh Hamas yang menyampaikan
suatu fakta yang selama ini kita ndak tau. Kemudian, fakta ini diangkat
oleh Televisi Al-Arabiya. Yaitu, pengakuan dari Hamas bahwa Hamas-lah
yang melakukan penculikan tiga pemukim Israel. Selama ini, tidak pernah
diakui. Saat itu diakui, tetapi disebutkan apa sebabnya,” ujar Ustadz
Farid Okbah yang menjadi satu-satunya delegasi Indonesia dalam muktamar
ulama sedunia itu.
“Jadi, kata perwakilan Hamas itu, bahwa Yahudi telah menetapkan untuk membuat langkah-langkah agar Baitul Maqdis itu sebagian dikuasai untuk kegiatan orang Yahudi. Selama ini ada satu pintu yang khusus untuk masuknya orang Yahudi. satu pintu untuk umat Islam,” tambah beliau.
Tantangan dari kaum Yahudi sekarang ini adalah Baitul Maqdis akan dipecah menjadi dua. Sebagian untuk orang Islam, sebagian untuk orang Yahudi.
“Langkah inilah yang kemudian dihambat oleh pihak pejuang-pejuang Hamas itu dengan menculik tiga orang itu, sehingga terjadilah penyerangan-penyerangan Israel itu,” terang pengasuh Pondok Pesantren Tinggi Al-Islam itu.
Kedua, tambah Ustadz Farid, di bawah Baitul Maqdis ini sedang dibangun satu ‘kota’ besar oleh pihak Yahudi. Sehingga Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsha) nanti tinggal runtuhnya saja.
“Langkah-langkah ini yang dihadang oleh pihak dari Hamas itu. Selama ini kita tidak tahu apa alasannya tiga orang itu diculik dan dibunuh. ternyata memang ada satu langkah besar yang dilakukan oleh kelompok Yahudi di situ,” ungkap beliau.
http://www.kiblat.net/2014/08/28/di-forum-ulama-internasional-tokoh-hamas-buat-pengakuan-mengejutkan/
“Jadi, kata perwakilan Hamas itu, bahwa Yahudi telah menetapkan untuk membuat langkah-langkah agar Baitul Maqdis itu sebagian dikuasai untuk kegiatan orang Yahudi. Selama ini ada satu pintu yang khusus untuk masuknya orang Yahudi. satu pintu untuk umat Islam,” tambah beliau.
Tantangan dari kaum Yahudi sekarang ini adalah Baitul Maqdis akan dipecah menjadi dua. Sebagian untuk orang Islam, sebagian untuk orang Yahudi.
“Langkah inilah yang kemudian dihambat oleh pihak pejuang-pejuang Hamas itu dengan menculik tiga orang itu, sehingga terjadilah penyerangan-penyerangan Israel itu,” terang pengasuh Pondok Pesantren Tinggi Al-Islam itu.
Kedua, tambah Ustadz Farid, di bawah Baitul Maqdis ini sedang dibangun satu ‘kota’ besar oleh pihak Yahudi. Sehingga Baitul Maqdis (Masjid Al-Aqsha) nanti tinggal runtuhnya saja.
“Langkah-langkah ini yang dihadang oleh pihak dari Hamas itu. Selama ini kita tidak tahu apa alasannya tiga orang itu diculik dan dibunuh. ternyata memang ada satu langkah besar yang dilakukan oleh kelompok Yahudi di situ,” ungkap beliau.
http://www.kiblat.net/2014/08/28/di-forum-ulama-internasional-tokoh-hamas-buat-pengakuan-mengejutkan/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar